Diberdayakan oleh Blogger.

meteor berjatuhan

Pages

RSS

cara membuat rocket berbahan dasar gula dan kno3




 Buat rekan-rekan yang punya hobi di bidang Amateur Rocketry Science mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Propelant,. Yups... propelant iz bahan utama pendorong roket ataupun sejenisnya. Sayangnya gara-gara isu Terorism yang baru-baru ini merebak di negri kita nasib para Amateur Rocketry pun ikut terpasung kreativitasnya, soalnya mereka pastilah mendapatkan kesulitan untuk mendapatkan bahan utama propelant buat roket amatir mereka yaitu KNO3 alias Potasium nitrate. KNO3 adalah senyawa yang biasanya digunakan dalam pembuatan berbagai macam peledak dan pupuk, saya pernah mandapatkan informasi dari blog sebelah that KNO3 ada yg jual dalam bentuk pupuk (kalo tdk salah Green Thumb & cap Traktor Petani), so tidaklah mengherankan jika barang ini menjadi lebih sulit untuk didapatkan pasca isu terorisme di Indonesia. Pada kesempatan kali ini saya mau sedikit share mengenai pembuatan propelant neeh., tapi tulisan ini dikhususkan cm bwt referensi ajj yaa, penyalahgunaan instruksi ataupun semua hal yang ada dalam tulisan ini penulis gak tanggungjawab, so resikonya ditanggung pelaku sendiri..!!

Bahan dan Alat :

1. Siapkan bahan dasar KNO3
Untuk mendapatkan bahan ini selain dari merk pupuk diatas dapat juga diganti ama sendawa (Biasanya digunakan untuk memerahkan dan membuat empuk Daging sapi sebelum dimasak), sendawa dijual di toko-toko kue dg harga 6000/ons.


2. Siapkan Tepung Gula
Sebenarnya dengan menggunakan gula pasir biasa pun bisa, akan tetapi saya menyarankan menggunakan tepung gula agar lebih mudah dalam proses pemasakan

3. Panci Double Boiler
Panci double boiler adalah sebuah panci besar yang diisi oleh air yang dipanaskan dan panci kecil sebagai wadah pemasakan (biasanya dipake ibu saya buat melelehkan coklat batangan) . Sebetulnya dengan menggunakan satu buah panci pun bisa, tetapi bagi para pemula yang ingin mencoba akan sedikit kesuliatan dalam pengaturan panas. Pengaturan panas saat pemasakan gula dan sendawa sangatlah penting untuk mencegah campuran tadi terbakar.

4. Tempat Outdoor
Untuk melakukan proses pemasakan diperlukan tempat yang terbuka untuk mengantisipasi munculnya asap putih ketika panas saat proses pemasakan terlalu berlebih.

Langkah Pemasakan :

1. Campurkan Sendawa dan tepung gula dengan perbandingan 3:2 bagian kedalam panci kecil
double boiler.


2. masukan panci kecil tadi kedalam panci besar yang telah diisi air dan dipanaskan (Panci
kecilnya jangan sampe tenggelam yaa..).

3. Aduk aduk campuran dalam Panci kecil tadi sampai campuran berwarna kecoklatan.
Perhatikan kondisi campuran !!! Jika campuran mulai menggelembung dan mendesis segera
angkat dari sumber panas. Dan jika mulai terbakar tidak usah panik, bahan tersebut akan
segera habis menjadi asap putih.

4. Setelah Bahan tadi tercampur, tumbuklah hingga halus (akhirnya menjadi bubuk berwarna
coklat).

5. Ambil 1 sendok makan bubuk coklat tersebut dan coba nyalakan...!!!
 
 Untuk bahan bakar roket (Propellant) itu sendiri bisa menggunakan porsentase yang umum digunakan, mudah, & aman yakni jenis KN-gula adalah percampuran secara mix antara 70% kalium nitrat dan 30% gula halus yang dibuat serbuk halus (tanpa dimasak) yang kemudian dimasukkan kedalam tabung motor roket sehingga terbentuk propellant semi padat atau dengan KN-sorbitol yakni campuran antara 65% kalium nitrat dengan 35% sorbitol padat, yang keduanya dimasak dan dicetak menghasilkan propellant padat.
Setelah propellant sudah dibuat, biasanya dilakukan pengujian terlebih dahulu dengan cara membakar sempel propellant. Untuk KN-gula hanya diambil sempel sebanyak 1 gram dan diuji bakar dalam keadaan serbuk halus sedangkan untuk KN-sorbitol dibuat silinder sepanjang 1 inch seberat 1 gram dan dibakar sambil mencatat waktu pembakaran propellant per inchnya. umumnya untuk KN-sorbitol, waktu pembakaran (Burn time) selama 8 detik/inch dalam keadaan hangat dan sekitar 12 detik/inch dalam keadaan dingin. Namun untuk menambah kecepatan pembakaran dapat ditambahkan penguat sekitar 1-5% seperti red iron oxide, aluminium powder, dll.
sekarang desain roketnya (tapi hanya gambarnya saja) :)









Peluncuran roket dilaksankan pada pagi atau sore hari disaat angin tak terlalu kencang dan suasana langit sedang gembira ditempat yang cukup luas dan tak lupa peralatan dokumentasi seperti kamera wajib ikut serta karna kegagalan dan keberhasilan sangat tergantung dari data apabila data salah bisa diperbaiki dengan mempelajari data riset sebelumnya untuk dikembangkan lebih sempurna lagi. Prinsipnya “pengalaman adalah guru terbaik”.

 sekarang tinggal lihat video peluncuran roket


 



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS